FAKTOR RESIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DEMAM KEJANG PADA ANAK DI RUANGAN RAWAT ANAK RSUD SAWAHLUNTO

Vino Rika Nofia, Siska Sakti Angraini, Dewi Aktiva

Abstract


ABSTRAK

Demam kejang mempunyai pengaruh yang besar terhadap tumbuh kembang anak dan kejadian demam kejang bisa berulang jika tidak diatas dengan tepat. Terdapat 51 kasus demam kejang, dari total 124 pasien anak yang mengalami demam kejang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian demam kejang pada anak diruangan anak RSUD Sawahlunto. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah anak yang dirawat diruangan anak RSUD Sawahlunto dengan kejadian demam pada bulan Oktober-Desember 2019 yang berjumlah 123 kasus, jadi rata-rata perbulan rawatan kejadian demam pada anak berjumlah 41 orang. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling, dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 29 orang.  Pengolahan data menggunakan sistem komputerisasi dengan aplikasi SPSS. Penyajian data dilakukan secara univariat, yaitu distribusi frekuensi dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan hasil uji chisquare nilai p-value = 0,000, artinya ada hubungan antara riwayat keluarga dengan kejadian demam kejang pada anak. Hasil uji chisquare didapatkan nilai p-value = 0,065,  H0 diterima, tidak ada hubungan antara BBLR dengan kejadian demam kejang pada anak yang dirawat di ruangan anak. Hasil uji chisquare didapatkan nilai p-value = 0,032, H0 ditolak dan ada hubungan antara Usia dengan kejadian demam kejang pada anak yang dirawat di ruangan anak RSUD Sawahlunto tahun 2020. Kejang demam pada anak sering terjadi pada masyarakat. Banyak keluarga tidak menyadari . Berbagai kondisi kegawatan dapat terjadi pada kasus kejang demam pada anak yang tidak segera ditangani. Perawat sebagai pelaksana asuhan keperawatan hendaknya menyadari hal hal yang perlu diajarkan pada keluarga dalam menghadapi anak yang kejang demam

Kata Kunci : Demam kejang anak; riwayat keluarga; usia; BBLR

 

ABSTRACT

Seizure fever has a big influence on the development of the child and the incidence of fever seizures can recur if not above properly. there were 51 cases of fever seizures, out of a total of 124 child patients who experienced seizure fever.The purpose of this study was to determine the factors that influence the incidence of fever seizures in children in the children's room at RSUD Sawahlunto. This research is a quantitative study with a cross sectional approach. The population was children who were treated in the children's room at the Sawahlunto Regional Hospital with fever incidents in October-December 2019, totaling 123 cases, so the monthly average of fever incidence in children was 41 people.The sampling technique was accidental sampling, with the number of samples in this study were 29 people. Data processing using a computerized system with the SPSS application. Data presentation was carried out by univariate, namely the distribution of frequency and bivariate with the chi square test. The results showed that the results of the chi-square test p-value = 0.000, meaning that there is a relationship between family history and the incidence of fever seizures in children. Chi-square test results obtained p-value = 0.065, H0 is accepted, there is no relationship between LBW and the incidence of fever seizures in children treated in the children's room.Chi-square test results obtained p-value = 0.032, H0 is rejected and there is a relationship between age and the incidence of fever seizures in children treated in the children's room at Sawahlunto Hospital in 2020. Fever seizures in children often occur in society. Many families don't realize. Various emergency conditions can occur in cases of febrile seizures in children that are not treated immediately.Nurses as administrators of nursing care should be aware of things that need to be taught to families in dealing with children with febrile seizures.

Keywords: Child's seizure fever; family history; age; BBLR


Full Text:

PDF

References


Adila, dkk. 2015. hubungan berat badan lahir dengan kejang demam pada balita. Jurnal.

Andretty, Pamela Rezy. 2015.Hubungan Riwayat Kejang Demam Dengan Angka Kejadian Epilepsi Di Dr. Moewardi. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Arief, Rifqi Fadly. 2015. Continuing Medica lEducation:Penatalaksanaan Kejang Demam. Jurnal.

Arifuddin, Adhar. 2016. Analisis Faktor Risiko Kejadian Kejang Demam Di Ruang Perawatan Anak Rsu Anutapura Palu. Jurnal Kesehatan Tadulako.

Arikunto, Suharsimi, 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.

Bararah, T dan Jauhar, M. 2013. Asuhan Keperawatan Panduan Lengkap Menjadi Perawat Profesional. Jakarta : Prestasi Pustakaraya.

Chris tanto, et al.. 2014. Kapita Selekta Kedokteran. Ed IV. Jakarta : Media Aeskulapius

Eveline & Djamaludin, N. 2010. Panduan Pintar Merawat Bayi & Balita. Jakarta: WahyuMedia.

Fuadi et al., 2010. Faktor Risiko Bangkitan Kejang Demam pada Anak. Sari Pediatri, Vol. 12.

Janet L. et al., 2013. Febrile Seizures. Pediatric Annals.

Hidayah, Nurul. 2015. Pengetahuan Ibu Mengenai Penanganan Pertama Kejang Demam Pada Anak Di Kelurahan Ngaliyan Semarang. Skripsi.

Mariati, U., Agus., Sulin., Masrul. (2011) Studi Kematian Ibu dan Kematian Bayi di Provinsi Sumatera Barat: faktor Determinan dan Masalahnya. Jurnal Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Padang.

Medical Record RSUD Sawahlunto. 2019. Data demam kejang diruangan anak RSUD Sawahlunto.

Ngastiyah. 2014. Perawatan Anak Sakit (2 ed.). Jakarta: Buku Kedokteran..

Notoatmodjo,S. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nindela, Z, I., Rini, & Dewi. 2014. Karakteristik Penderita Kejang Demam di Instalasi Rawat Inap Bagian Anak Rumah Sakit Muhammad Hoesin Palembang. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan.

Nurhayati, dkk. 2017. Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Dengan Kejadian Kejang Demam Pada Pasien Anak Di Rumah Sakit Dalam Wilayah Propinsi Lampung. Jurnal.

Pasaribu, Adi. S. 2013. Kejang Demam Sederhana Pada Anak Yang Disebabkan Karena Infeksi Tonsil Dan Faring. Jurnal.

Rimadhanti. 2017. Hubungan Riwayat Kejang dalam Keluarga dengan Kejadian Kejang Demam Anak Usia 1-5 tahun di RSUP Moh. Hoesin Palembang. Jurnal.

Rochyani . 2019. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kasus Kejang Demam Pada Anak Di Rs Pku Muhammadiyah Sruweng. Naskah Publikasi.

Rohaiza. 2017. Identifikasi Faktor Risiko Kejang Demam Sederhana Pada Anak. Skripsi.

Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet.

Utari, E. T. 2013. Hubungan Antara Tingkat Pengatahuan Ibu Tentang Kejang Demam Dengan Frekuensi Kejang Anak Toddler Di Rawat Inap Puskesmas Gata, Sukoharjo. Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Disertasi.

Waruiru, C., Appleton, R. 2014, Febrile Seizure: an Update. Archives of Disease in Chilhood.

Wulandari , D., & Erawati, M. 2016. Buku Ajar Keperawatan Anak. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Yunita, dkk. 2016. Gambaran Faktor yang Berhubungan dengan Timbulnya Kejang Demam Berulang pada Pasien yang Berobat di Poliklinik Anak RS. DR. M. Djamil Padang Periode Januari 2010 – Desember 2012. Jurnal.


Article Metrics

Abstract view : 537 times
PDF - 354 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.