Analisis Spasial Temporal Hubungan Kepadatan Penduduk Dan Ketinggian Tempat Dengan Kejadian DBD Kota Padang

sri handayani

Abstract


ABSTRAK

 

Kejadian DBD di kota padang terus meningkat pada tahun 2013 terjadi 998 kasus dan tahun 2014 terjadi 666 kasus. menurut HL. Blumm, terdapat 4 faktor yang mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat, yaitu faktor perilaku, lingkungan, keturunan dan pelayanan kesehatan. lingkungan ini termasuk kepadatan penduduk dan ketinggian tempat.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecepatan angin dan kepadatan penduduk dengan kejadian DBD.

 

Penelitian ini menggunakan rancangan study kolerasi ( correlasion study ) merupakan jenis penelitian deskriptive yang pada hakikatnya merupakan penelitian atau penelaahan hubungan antara dua  variabel pada situasi atau sekelompok subjek. Penelitian ini dilakukan di kota padang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita penyakit DBD di kota padang tahun  2015, yang tercatat dalam register DBD dinas kesehatan kota padang. berjumlah 2790 . sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi dijadikan sampel dalam penelitian.

 

Dari hasil penelitian diperoleh tidak ada hubungan antara kepadatan penduduk dengan Kejadian DBD (p = 0, 360, r = 0,307). Ada hubungan yang bermakna yang berpola negatif hubungan antara ketinggian tempat dengan kejadian DBD (p = 0,038, r = - 0, 659).

 

Tidak tidak ada hubungan antara kepadatan penduduk dengan kejadian DBD dan terdapat hubungan yang bermakna antara ketinggian tempat dengan kejadian DBD di kota padang. Diharapkan pihak kesehatan dapat menjadikan ketinggian tempat dan kepadatan penduduk sebagai salah satu landasan dalam melakukan penanggulangan penyakit DBD.

 

Kata kunci : DBD; kepadatan penduduk; ketinggian tempat

 

 

ABSTRACT

 

Incidence of DHF in Padang had increased, 998 cases in 2013 and 666 cases in 2014. According to HL. Blumm, there are four factors that affect the degree of public health : behaviour, environment, heredity, and health services. The environment includes population density and altitude. The aim of this study was to determine the relationship between wind direction, and population density with incidence of DHF.

This study used a correlasion study design, a descriptive research which is essentially study or review of the relationship between two variables in a group situation or subject. This research was conducted in Padang. The populationof this study were all of DHF patients in Padang year  2015, which is recorded in the register of DHF in Health Department Padang City, which is 2790 population. All of population became sample in this study.

The result showed, there was no correlation between density (p = 0, 360, r = 0.307) with DHF incident. There is a significant relationship with negative pattern between altitude and DHF incident (p = 0.038, r = - 0, 659).

There is no relationship between population density and incidence of DHF. There is a significant relationship between altitude with incidence of dengue in the city of Padang. Health authorities should make a collaboration with the condition demografi so thats factors can be monitored well.

 

Key Word                     : DHF, population density, altitude


Full Text:

PDF

References


Aini Annisa. 2012. Penyakit Tropis. Bumi Aksara; Jakarta

Aryu, Candra. 2010. Demam Berdarah Dengue : Epidemiologi, Patogenesis, dan Faktor Risiko Penularan. Aspirator Vol. 2 No. 2 Tahun 2010 : 110 – 119. Dalam http://download.portalgaruda.org. Diakses 15 April 2015

Badan Pusat Statistik. 2014. Padang dalam Angka. BPS; Padang

Chan. 2012. Demam Berdarah Dengue. Mitra Cendika; Jogjakarta

Departemen Kesehatan RI. DBD. Diakses dari : http://depkes.go.id 20 April 2015

Dinas Kesehatan Kota padang. 2013 - 2015. Profil Dinas Kesehatan Kota padang. Dinas Kesehatan Kota Padang; Padang

Depkes RI. 2013 - 2015. Data base kesehatan per kabupaten. Jakarta; -

Eddy, Prahasta. 2009. Hubungan lingkungan dengan penyakit DBD. Mitra Medika; Bandung

Kasjono & Heldhi. 2008. Intisari Epidemiologi. Jogjakarta; Mitra Cendika

Kementrian Kesehatan RI, 2010. Demam Berdarah Dengue. Buletin Jendela Epidemiologi. Pusat Data dan Surveilans Epidemiologi Kementrian Kesehatan RI. Jakarta

Kurniasari, novita. 2012. Hubungan lingkungan dengan penyakit DBD. - ; -

Mangguang, Dt Masrizal.-. Modul mata kuaiah GIS berbasis health mapper 4.3. Padang ; Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Mudo, Indra Sutan.-. ArcView GIS 3.3, cara cepat mempelajari mapping kesehatan dengan software dalam modul mata kuliah GIS berbasis healthmapper 4.3. Padang: Fakultas kedokteran universitas andalas

Notoadmodjo S. Kesehatan masyarakat: Ilmu dan seni. Jakarta: PT Rineka Cipta; 2007.

Sastroasmoro S dan sofyan I. 2011. Dasar-dasar metodologi penelitian klinis edisi ke-4. Jakarta; Sagung Seto

Sintorini, Margareta Maria. 2007. Pengaruh Iklim terhadap Kasus Demam Berdarah Dengue. Jurnal kesmas vol 2 no 1 Agustus 2007. Dalam http://jurnalkesmas.ui.ac.id. Diakses dari 15 April 2015

Suhardiono, 2005. Sebuah Analisis Faktor Risiko Perilaku Masyarakat Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Kelurahan Helvetia Tengah, Medan, Tahun 2005. Jurnal mutiara kesehatan indonesia; vol.1,no.2, edisi desember 2005.

Suraso. 1986. Penyakit Tropis. Jilid 2. Pustaka Indonesia; Jakarta

Sofia. 2013. Demam Berdarah Dengue. Jurnal Kesehatan Indonesia; vol.1,no.2, edisi Desember 2010.

Tamza, riza berdian, suhartono, dan Dharminto. April 2013. Hubungan faktor lingkungan dan perilaku dengan kejadia DBD di wilayah kelurahan perumnas way halim kota bandar lampung. Jurnal kesehatan masyarakat 2013, volume 2, no 2.

Yatim, Faisal. 2007. Macam-Macam Penyakit Menular & Pencegahannya. Jilid 2. Pustaka Obor Populer. Jakarta : 2007

Yudhastuti, R. 2005. Hubungan Kondisi Lingkungan, Kontainer dan Perilaku Masyarakat dengan Keberadaan Jentik Aedes di Daerah Endemis DBD di Surabaya. Jurnal Kesehatan Lingkungan.Januari 2005; 1 (2): 18-24.




DOI: http://dx.doi.org/10.30633/88122017201725-341

Article Metrics

Abstract view : 304 times
PDF - 204 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




e-ISSN : 2540-9611
p-ISSN : 2087-8508


Publish by Stikes Syedza Saintika Padang (Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang)

Contact Person :

Ns. Dwi Christina Rahayuningrum, M.Kep
Editor In Chief
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
STIKes SYEDZA Saintika Padang

Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Barat


Phone: 085278097999
Email: lppmsyedza@gmail.com


Google Schoolar Crossref logo   Sinta Citefactor Portal Garuda


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


Flag Counter