PENGARUH KUALITAS INFORMASI SISTEM KESEHATAN TERHADAP KETEPATAN PELAPORAN SURVEILANS PENYAKIT
Abstract
Surveilans penyakit merupakan komponen penting dalam sistem kesehatan masyarakat yang membutuhkan pelaporan yang akurat, lengkap, dan tepat waktu. Pemanfaatan sistem informasi kesehatan di puskesmas diharapkan dapat mendukung ketepatan pelaporan surveilans penyakit, namun keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh kualitas informasi yang dihasilkan oleh sistem tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas informasi sistem kesehatan terhadap ketepatan pelaporan surveilans penyakit. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan potong lintang. Subjek penelitian adalah petugas surveilans di puskesmas dengan jumlah responden sebanyak 60 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan statistik deskriptif, analisis bivariat, dan analisis multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65,0% pelaporan surveilans penyakit dilakukan secara tepat. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara kualitas informasi sistem kesehatan dengan ketepatan pelaporan surveilans penyakit (p<0,05). Analisis multivariat menunjukkan bahwa kualitas informasi sistem kesehatan berpengaruh signifikan terhadap ketepatan pelaporan surveilans penyakit (OR=3,45). Kesimpulan penelitian ini adalah kualitas informasi sistem kesehatan berpengaruh terhadap ketepatan pelaporan surveilans penyakit, sehingga peningkatan kualitas informasi menjadi faktor penting dalam penguatan sistem surveilans di tingkat pelayanan kesehatan primer.
Kata kunci: Kualitas informasi; Pelaporan surveilans; Sistem kesehatan; Puskesmas
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ardiansyah, R., & Mardiana, L. (2020). Pemanfaatan data pelayanan kesehatan dalam mendukung pengambilan keputusan di puskesmas. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 8(1), 45–53.
Astuti, Y., & Pranoto, S. (2019). Analisis pemanfaatan sistem informasi kesehatan untuk perencanaan program kesehatan masyarakat. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 7(2), 101–109.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Dewi, M., & Hartati, S. (2021). Pola pemanfaatan pelayanan kesehatan primer berdasarkan karakteristik pasien. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(1), 33–41.
Fadilah, N., & Rasyid, A. (2018). Analisis kunjungan pasien sebagai dasar perencanaan pelayanan kesehatan. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 7(3), 145–152.
Handayani, P. W., & Sudiana, D. (2017). Analisis pemanfaatan sistem informasi kesehatan di puskesmas. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 11(3), 125–132.
Hapsari, D., & Kusuma, A. (2022). Pemanfaatan data rekam medis elektronik untuk mendukung program promotif dan preventif. Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, 5(2), 89–97.
Herlina, S., & Yuliana, R. (2020). Pemanfaatan data pelayanan kesehatan dalam perencanaan program kesehatan masyarakat. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 8(2), 85–94.
Hidayat, A., & Sari, N. (2019). Analisis pola kunjungan pasien di puskesmas berbasis data rekam medis. Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia, 7(1), 45–52.
Iskandar, D., & Wibowo, T. (2020). Analisis data pelayanan kesehatan berbasis sistem informasi di puskesmas. Jurnal Sistem Informasi Kesehatan, 5(1), 21–29.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2016 tentang Manajemen Puskesmas. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Petunjuk Teknis Sistem Informasi Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kurniawati, R., & Saputra, H. (2021). Pemanfaatan data kunjungan pasien dalam pengendalian penyakit tidak menular. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 5(1), 55–63.
Lubis, R., & Sembiring, T. (2018). Hubungan karakteristik pasien dengan frekuensi kunjungan ke puskesmas. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 9(2), 67–74.
Mulyani, S., & Prasetyo, E. (2019). Sistem informasi kesehatan sebagai pendukung pengambilan keputusan manajemen puskesmas. Jurnal Sistem Informasi Kesehatan, 4(2), 101–109.
Nasution, H. (2020). Analisis data pelayanan kesehatan untuk mendukung kebijakan kesehatan masyarakat. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 9(3), 134–141.
Notoatmodjo, S. (2018). Ilmu Kesehatan Masyarakat: Prinsip-Prinsip Dasar. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2019). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nurhayati, E., & Rahmawati, D. (2022). Analisis kunjungan ulang pasien penyakit kronis di puskesmas. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 16(1), 55–63.
Puspitasari, I., & Widodo, A. (2017). Pemanfaatan sistem informasi puskesmas dalam peningkatan mutu pelayanan. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 20(2), 89–97.
Putri, A. R., & Santoso, B. (2019). Analisis tren kunjungan pasien puskesmas sebagai dasar perencanaan program kesehatan. Jurnal Kesehatan Komunitas, 4(2), 76–84.
Rahman, F., & Yusuf, M. (2021). Penyakit tidak menular dan tantangan pelayanan kesehatan primer. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 5(2), 77–85.
Rahmadani, N., & Fitriani, E. (2022). Analisis pola penyakit berbasis data pelayanan kesehatan di fasilitas pelayanan primer. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 17(1), 14–22.
Rahayu, S., & Dewi, L. (2018). Analisis data rekam medis sebagai dasar perencanaan kesehatan. Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, 1(1), 1–9.
Sari, P., & Kurniawan, D. (2020). Analisis pola kunjungan pasien menggunakan pendekatan pengelompokan data. Jurnal Teknologi Informasi Kesehatan, 3(1), 23–31.
Setiawan, B., & Wulandari, T. (2019). Pemanfaatan data kesehatan untuk mendukung program promotif dan preventif. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 14(2), 98–105.
Suharmiati, & Handayani, L. (2017). Peran puskesmas dalam pengendalian penyakit tidak menular. Buletin Penelitian Kesehatan, 45(4), 237–244.
Suryani, N., & Ahmad, R. (2021). Analisis faktor yang mempengaruhi ketepatan pelaporan surveilans penyakit di puskesmas. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(3), 201–209.
Sutrisno, E., & Laili, N. (2020). Pemanfaatan informasi kesehatan untuk mendukung program promotif dan preventif di puskesmas. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 15(2), 112–120.
Utami, D., & Prabowo, H. (2022). Pemanfaatan data pelayanan kesehatan dalam pengambilan keputusan kesehatan masyarakat. Jurnal Sistem Informasi, 18(1), 41–50.
Wahyuni, S., & Arifin, Z. (2019). Analisis pelayanan kesehatan berbasis sistem informasi di puskesmas. Jurnal Informatika Kesehatan Indonesia, 5(2), 87–95.
Widodo, S., & Hartono, R. (2020). Data pelayanan kesehatan sebagai dasar kebijakan kesehatan masyarakat. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 9(1), 22–30.
Yuniarti, E., & Lestari, R. (2021). Analisis kunjungan pasien berbasis data pelayanan kesehatan. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 12(2), 110–118.
Zulkarnain, A., & Hidayah, N. (2018). Pemanfaatan sistem informasi kesehatan untuk mendukung surveilans penyakit. Jurnal Surveilans Kesehatan, 2(1), 15–23.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
e-ISSN : -
p-ISSN : -
Publish by Stikes Syedza Saintika Padang (Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang)
Contact Person :
Editor In Chief
Dr. Inge Angelia, M.Pd
Phone: 085264158670
Editor
Inelvi Yulia, M.Si
Phone: 082385850894
Riva Nadia Putri,S.Psi, M.Psi
Phone : 085264432580

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.