Pemanfaatan Lahan Pekarangan Bagi Penerapan Teknologi Aquaponik Mini Untuk Pencegahan Stunting

Hildagardis Meliyani Erista Nai, Hiasinta Anatasia Purnawijayanti, Christina Ririn Widianti

Abstract


ABSTRAK

Anak-anak yang mengkonsumsi makanan pendamping air susu ibu yang beragam dan didominasi oleh makanan hewani dapat menurunkan risiko kejadian stunting. Sebuah keluarga dapat menyediakan pangan yang beragam dengan  budidaya sayuran dan ikan di pekarangan rumah. Aquaponik adalah teknologi yang bisa digunakan dalam pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya tanaman dan ikan adalah aquaponik. Jumlah balita di RT 05 paling banyak di Pedukuhan Suren Wetan, Canden, Jetis, Bantul. Ada kasus stunting pada balita dan sebagian besar warga termasuk daam tingkat ekonomi mengengah ke bawah. Kegiatan bertujuan untuk meningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra tentang aquaponik. Pengetahuan mitra tentang sistem budidaya aquaponik meningkat setelah mendapatkan sosialisasi tentang aquaponik. Perbedaan nilai post-test dan pre-test sebesar 22,73. Dalam kurun waktu kurang lebih 7 minggu, budidaya aquaponik menghasilkan ikan lele sebanyak 2 kg dan 40 pot sayur. Aquaponik yang dibuat di lahan pekarangan keluarga dapat mewujudkan kemandirian mitra dalam menyediakan makanan yang bergizi seperti sayur dan ikan.

 

Kata Kunci: aquaponik, budidaya, ikan, sayur, stunting

 

 

ABSTRACT

 

Children who consume complementary feeding that are diverse and dominated by animal foods can reduce the risk of stunting. A family can provide a variety of food by cultivating vegetables and fish in the yard. Aquaponics is a technology that can be used in the use of the yard for the cultivation of vegetables and fishes. The highest number of children under five in RT 05 is Suren Wetan Hamlet, Canden, Jetis, Bantul. There are cases of stunting in children and most of the them belong to the middle to lower economic level. This activity aims to increase knowledge and skills of partners about aquaponics. Partner's knowledge about aquaponics cultivation system increased after getting socialization about aquaponics. The difference between the post-test and pre-test scores is 22.73. In a period of approximately 7 weeks, aquaponic cultivation produces 2 kg of catfish and 40 pots of vegetables. Aquaponics made in the family's yard can realize the independence of partners in providing nutritious food such as vegetables and fish.

 

 

Keywords: aquaponics , cultivation, fish, vegetables, stunting


Full Text:

PDF

References


Ashari, N., Saptana, N., & Purwantini, T. B. (2012). Potensi dan Prospek Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Mendukung Ketahanan Pangan. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 30(1), 13–30. https://doi.org/10.21082/fae.v30n1.2012.13-30

Bangkit, I., Sugandhy, R., & Indriani, P. D. (2017). Aplikasi Budidaya Ikan Integratif Dengan Sistem Akuaponik Dalam Pemanfaatan Pelataran Rumah Sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Masyarakat Di Rw 05 Desa Sayang, Jatinangor-Sumedang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 1(3), 145–149.

Dauhan, R., Efendi, E., & Suparmono. (2014). Efektifitas Sistem Akuaponik dalam Mereduksi Konsentrasi Amonia pada SIstem Budidaya Ikan. E-Jurnal Rekayasa Dan Teknologi Budidaya Perairan, III(1), 2–5.

Headey, D., Hirvonen, K., & Hoddinott, J. (2018). Animal sourced foods and child stunting. American Journal of Agricultural Economics, 100(5), 1302–1319. https://doi.org/10.1093/ajae/aay053

Kemenkes RI. (2014). PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN GIZI SEIMBANG.

Kemenkes RI. (2018). Buku Saku Pemantauan Status Gizi. In Direktorat Gizi Masyarakat Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan 2018.

Kementerian Kesehatan RI. (2019). Laporan Nasional Riskesdas 2018. In Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. http://labdata.litbang.kemkes.go.id/images/download/laporan/RKD/2018/Laporan_Nasional_RKD2018_FINAL.pdf

Krasevec, J., An, X., Kumapley, R., Bégin, F., & Frongillo, E. A. (2017). Diet quality and risk of stunting among infants and young children in low- and middle-income countries. Maternal & Child Nutrition, 13(May 2016), e12430. https://doi.org/10.1111/mcn.12430

Marisda, D. H., Saad, R., Hamid, Y. &, & Karamma, I. (2020). Budidaya Kangkung Dan Ikan Nila Dengan Sistem Aquaponik. Journal of Character Education Society, 3(3), 611–620. http://journal.ummat.ac.id/index.php/JCES

Nugroho, R. A., Pambudi, L. T., Chilmawati, D., & Condro, H. (2012). Aplikasi Teknologi Aquaponic Pada Budidaya Ikan Air Tawar Untuk Optimalisasi Kapasitas Produksi. SAINTEK PERIKANAN : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology, 8(1), 46–51. https://doi.org/10.14710/ijfst.8.1.46-51

Pattillo, D. A. (2017). An Overview of Aquaponic Systems: Hydroponic Components Part of the Agriculture Commons. NCRAC Technical Bulletins North Central Regional Aquaculture Center, 19, 1–10. http://lib.dr.iastate.edu/ncrac_techbulletins/19

Rokhmah, N. A., Soraya Ammatillah, C., & Sastro, Y. (2014). Nofi A. Rokhmah et. al.: Vertiminaponik, Mini Akuaponik untuk Lahan Sempit di Perkotaan. Buletin Pertanian Perkotaan, 4(30), 14. http://jakarta.litbang.pertanian.go.id/ind/artikel bptp/buletin vertiminaponik vol4 no.2 2014.pdf

Uwiringiyimana, V., Ocké, M. C., Amer, S., & Veldkamp, A. (2019). Predictors of stunting with particular focus on complementary feeding practices: A cross-sectional study in the northern province of Rwanda. Nutrition, 60, 11–18. https://doi.org/10.1016/j.nut.2018.07.016

Zidni, I., Iskandar, Rizal, A., Andriani, Y., & Ramadan, R. (2019). Efektivitas Sistem Akuaponik Dengan Jenis Tanaman Yang Berbeda Terhadap Kualitas Air Media Budidaya Ikan. Jurnal Perikanan Dan Kelautan, 9(1), 81–94. https://jurnal.untirta.ac.id




DOI: http://dx.doi.org/10.30633/jas.v3i2.1158

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Publish by Stikes Syedza Saintika Padang 

Contact Person:

Ns. Honesty Diana Morika, M.Kep 
Editor In Chief
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 
STIKes SYEDZA Saintika Padang

Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Barat

Email: lppmsyedza@gmail.com




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


Flag Counter