PELATIHAN PIJAT BAYI TERHADAP KETERAMPILAN IBU DALAM MEMIJAT BAYI

Ade Nurhasanah Amir, Marisa Lia Anggraini, Hartati Deri Manila

Abstract


Angka kematian bayi baru lahir secara global menurun dari 5 juta pada tahun 1990 menjadi 2,4juta pada tahun 2019, meskipun angka kematian bayi menurun namun anak-anak tetapmenghadapi risiko kematian terbesar dalam 28 hari pertama kehidupan. Di Sumatera Baratangka kematian bayi tahun 2019 terdapat 215 kasus dan kematian neonatal 168 kasus. Perluadanya perlakukan yang dilakukan ibu untuk tetap menjaga kesehatan bayi melalui pijat bayiyang bisa dilakukan secara mandiri. Tujuan pelatihan pengabdian masyarakat ini untukmengetahui pengaruh pelatihan pijat bayi terhadap peningkatan perilaku dan keterampilan ibudalam melakukan pijat bayi secara mandiri. Pelatihan ini dilakukan di Wilayah Kerja PuskesmasPengambiran Kota Padang, jenis pre eksperimen dengan rancangan penelitian one group pretestposttest design. Jumlah sampel sebanyak 10 ibu yang memiliki bayi umur 3-11 bulan yangditarik dengan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesionerdan lembar checklist. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pelatihan pijat bayi terhadappeningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan ibu dalam melakukan pijat secara mandiri.Disarankan kepada kader kesehatan untuk mengaktifkan pelatihan pijat bayi ketika ibumelakukan kunjungan posyandu, kepada ibu untuk meningkatkan perilaku dan keterampilanpijat bayi dengan aktif ikut pelatihan dan konsultasi dengan tenaga kesehatan.Kata Kunci : Pelatihan, Pijat Bayi, Perilaku, Keterampilan

Full Text:

PDF

References


Ambarsari, M. H. (2017). Pengaruh

penyuluhan pijat bayi terhadap

praktik pijat bayi pada ibu di

desa tugu kecamatan jumantono

kabupaten karanganyar. Journal

of Health Science and

Prevention, 1(2), 73–78.

Andaruni, N. Q. R. (2018). Pengaruh

penyuluhan teknik pijat bayi

terhadap pengetahuan dan

keterampilan pijat bayi pada ibu

di kelurahan tanjung karang

tahun 2015. Midwifery Journal,

(1), 54–58.

Ariyanti, L. (2019). Kelas Pijat Bayi:

Peningkatan Ketrampilan Ibu

dalam Memberikan Pijat Bayi.

Jurnal Kebidanan, 8(2), 89–93.

BPS. (2018). Profil Kesehatan Ibu

dan Anak 2018. Badan Pusat

Statistik.

Dahlan, M. S. (2016). besar sampel

dalam penelitian kedokteran

dan kesehatan. Jakarta:

Epidemiologi Indonesia, 14.

Delvia, S., & Azhari, M. H. (2019).

Efektifitas Pendidikan

kesehatan terhadap

pengetahuan dan psikomotor

ibu tentang pijat bayi di

wilayah kerja puskesmas

sukaraya kabupaten ogan

komering ulu. JPP (Jurnal

Kesehatan Poltekkes

Palembang), 14(1), 65–69.

Dinkes Sulut. (2017). Profil

Kesehatan Sulawesi Utara.

Dinas Kesehatan Sulut.

Farida, F., Mardianti, M., &

Komalasari, K. (2018).

Pengaruh Pijat bayi terhadap

peningkatan frekuensi dan

durasi menyusu pada bayi usia

–3 bulan. Jurnal Kebidanan,

(1), 61.

Johar, S. A. (2020). Pengaruh

pendidikan kesehatan terhadap

sikap ibu tentang pijat bayi di

kelurahan tiyaran kecamatan

bulu kabupaten sukoharjo.

PLACENTUM: Jurnal Ilmiah

Kesehatan Dan Aplikasinya,

(1), 25–30.

Kalsum, U. (2014). Peningkatan

berat badan bayi melalui

pemijatan. Jurnal

Keperawatan Indonesia, 17(1),

–29.

Meliati, L. (2018). Pengaruh

Penyuluhan pijat bayi terhadap

sikap ibu bayi tentang manfaat

pijat bayi untuk menurunkan

suhu tubuh pada bayi yang di

imunisasi DPT-HB (Combo).

Media Bina Ilmiah, 12(10),

–510.

Natalina, R. (2019). Pengaruh pijat

bayi terhadap kenaikan BBLR

Di RSUD Dr Doris Sylvanus

Palangkaraya. MMJ (Mahakam

Midwifery Journal), 4(2), 51–

Ningsih, A. W., Darmawan, M. T.

S., & Kuntari, T. (2011).

Perbandingan peningkatan

pengetahuan ibu tentang pijat

bayi setelah mendapat

penyuluhan dan pemutaran

VCD di Kelurahan

Widodomartani, Ngemplak,

Sleman, Yogyakarta. Jurnal

Kedokteran Dan Kesehatan

Indonesia, 3(8), 13–19.

Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu

Perilaku Kesehatan. Rineka

Cipta.

Nurlaily, A. P. (2018). Pengaruh

Pelatihan pijat bayi terhadap

perilaku ibu di wilayah

kelurahan plesungan. AdiHusada Nursing Journal, 4(1),

–36.

Pratyahara,D. (2012). Miracle touch

for your baby. Java Litera.

Priyoto. (2015). Perubahan

Dalam Perilaku Kesehatan.

Graha Ilmu.

Putri, D. H., & Widarti, S. (2015).

Effect of health education with

demonstration of knowledge of

infant massage in gamping

jatisawit IHC. Jurnal

Kesehatan Karya Husada, 3(1),

–6.

Roesli, U. (2013). Pedoman pijat

bayi. Pustaka Pembangunan

Swadaya Nusantara. Roesli, U.

(2016). Pedoman Pijat Bayi:

Edisi Revisi. Trubus

Agriwidya.

Ronald, H. S. (2011). Pedoman &

Perawatan Balita Agar Tumbuh

Sehat dan Cerdas.

Saputri, N. (2019). Pentingnya

manfaat pijat bayi pada bayi

usia 0-12 bulan. Dinamisia:

Jurnal Pengabdian Kepada

Masyarakat, 3.

Sugiyono. (2017). Metode

Penelitian Kuantitatif,

Kualitatif, dan R&D. Alfabeta

CV.

Ulfa, R. B., Munir, Z., & Kholisotin,

K. (2020). Efektifitas Stimulasi

pijat bayi terhadap peningkatan

berat badan bayi usia 0-4 bulan

dengan riwayat BBLR. Citra

Delima: Jurnal Ilmiah STIKES

Citra Delima Bangka Belitung,

(2), 155–162.

WHO. (2020). Newborns:

improving survival and wellbeing.https://www.who.int/en/

newsroom/factsheets/detail/ne

wborns-reducing-mortality

Widayati, A. (2020). Perilaku

Kesehatan (Health Behavior):

Aplikasi Teori Perilaku untukPromosi Kesehatan. Sanata

Dharma University Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.30633/jas.v3i2.1245

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Publish by Stikes Syedza Saintika Padang 

Contact Person:

Ns. Honesty Diana Morika, M.Kep 
Editor In Chief
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 
STIKes SYEDZA Saintika Padang

Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Barat

Email: lppmsyedza@gmail.com




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


Flag Counter