EDUKASI KELUARGA DAN MASYARAKAT DALAM UPAYA MENGATASI STIGMATISASI GANGGUAN JIWA DI DESA PENYENGAT OLAK MUARO JAMBI

Daryanto Daryanto, Erna Heryani Heryani, Rohaida Rohaida, Mila Triana Sari

Abstract


Stigmatisasi pada orang dengan gangguan jiwa masih sering terjadi di lingkungan keluarga dan  masyarakat. Penderita gangguan jiwa di Desa penyengat Olak merupakan yang tertinggi di wilayah kerja Puskesmas Penyengat Olak yaitu 18  orang. Keluarga dan masyarakat belum memahami cara mencegah stigmatisasi. Permasalahan Mitra adalah rendahnya pengetahuan keluarga dan masyarakat tentang stigmatisaasi gangguan jiwa. Edukasi keluarga dan masyarakat merupakan solusi untuk mengatasi stigmatisasi gangguan jiwa. Edukasi dilaksanakan dari bulan April sd Oktober 2021. Pertemuan edukasi dihadiri  41 orang yaitu keluarga pasien, kader kesehatan, perangkat desa, RT, tokoh Agama dan tenaga kesehatan. Peserta juga diberi buku pegangan cara mengatasi stigmatisasi gangguan jiwa. Evaluasi pemberian materi menggunakan kuesioner pengetahuan dan Standardized Stigmatization Quesionaire. Kegiatan edukasi dapat meningkatkan skor rerata pengetahuan stigmatisasi gangguan jiwa dari 5,7  menjadi 7,4 secara  signifikan (Pv 0,000). Skor stigmatisasi gangguan jiwa keluarga dan masyarakat dari rerata 29,83 menjadi 30,85 secara signifikan  (0,000). Hasil menunjukkan bahwa pemberian edukasi bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan tentang stigma dan mengurangi stigma gangguan jiwa. Keluarga dan masyarakat dapat menggunakan Buku Pegangan sebagai pedoman mencegah stigmatisasi. Perawat kesehatan Jiwa bersama Pemerintah Desa hendaknya membina keluarga pasien dan kader kesehatan guna mencegah stigmatisasi pada orang gangguan jiwa secara berkesinambungan.

Kata Kunci: Edukasi Masyarakat, Keluarga, Stigmatisasi Gangguan Jiwa.


Full Text:

PDF

References


Llorca, P.M., et al. (2013). Hallucinations in schizophrenia and Parkinson’s disease: an analysis of sensory modalities involved and the repercussion on patients. Scientific Reports | 6:38152 | DOI: 10.1038/srep38152

Schutte, et al. (2020). Hallucinations and other psychotic experiences across diagnoses: A comparison of phenomenological features.

Sommer I.E.C., Koops S., Blom J.D. (2012). Comparison of auditory hallucinations across different disorders and syndromes. Neuropsychiatry (2012) 2(1), 57–68 ISSN 1758-2008.

Ben-Zeev D., Frounfelker R., Morris S.B., and Corrigan P.W. (2012). Predictors of Self-Stigma in Schizophrenia: New Insights Using Mobile Technologies. J Dual Diagn. Author manuscript; available in PMC 2013 October 01.

Daryanto. (2008). Hubungan karakteristik klien, keluarga dan stigma dengan dukungan keluarga pada klien Harga Diri Rendah. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol.8 No.2 Juli 2008.

Daryanto D, dan Khairani.W., (2020). Daya tilik diri (Self Insight), Harga diri (self esteem) dan Stigma diri (Self Stigma) serta Kualitas hidup pasien Skizofrenia di klinik Jiwa RS Jiwa Daerah Jambi. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi 20 (1), 217-224

Arboleda-Flórez J., Stuart H., (2012). From Sin to Science: Fighting the Stigmatization of Mental Illnesses. CanJPsychiatry 2012;57(8):457–463.

Vrbova K, et al. (2016). Self-stigma and schizophrenia: a cross-sectional study. Neuropsychiatric Disease and Treatment 2016:12 3011–3020

Subu M.A., et al. (2018). Stigma, Stigmatization, Violence and Fear among People with Mental Illness (PWMI) in Indonesia: A Study on Constructivist Grounded Theory. Jurnal Kedokteran Brawijaya, Vol.30 , No 1, Februari 2018.

Valery KM., Prouteau A. (2020). Schizophrenia stigma in mental health professionals and associated factors: a systematic review. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/32474069/. © 2020 published by Elsevier. This manuscript is made available under the Elsevier user license https://www.elsevier. com/open-access/userlicense/1.0.

Sewilam AM. Et al. (2015). Suggested avenues to reduce the stigma of mental illness in the Middle East. International Journal of Social Psychiatry 61(2)

Ibad M.R., dkk. (2020). Stigma Keluarga dalam Merawat orang dengan Gangguan Jiwa di Rumah. Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Volume 9 No 3 Hal 637 - 644, Agustus 2021, e-ISSN 2655-8106, p-ISSN2338-2090.




DOI: http://dx.doi.org/10.30633/jas.v4i1.1383

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Publish by Stikes Syedza Saintika Padang 

Contact Person:

Ns. Honesty Diana Morika, M.Kep 
Editor In Chief
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 
STIKes SYEDZA Saintika Padang

Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Barat

Email: lppmsyedza@gmail.com




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


Flag Counter