PENGETAHUAN PASIEN TENTANG HIPOTERMI

Novita Amri

Abstract


Hipotermia adalah keadaan suhu inti tubuh dibawah 36ºC (normotermi: 36,6º C-37,5ºC). Hipotermia merupakan suatu kondisi kedaruratan medis yang dapat timbul ketika tubuh kehilangan panas lebih cepat daripada produksi panas. Ketika suhu tubuh turun, sistem saraf dan organ lain tidak dapat bekerja normal. Jika tidak ditindaklanjuti, hipotermia akhirnya dapat menyebabkan kegagalan jantung dan sistem pernapasan, dan bahkan kematian. Berdasarkan data yang diperoleh dari World Health Organization (WHO) jumlah pasien dengan tindakan operasi mencapai angka peningkatan yang sangat signifikan dari tahun ke tahun. Tujuan setelah diberi penyuluhan pasien mampu memahami tentang cara menjaga agar pasien tidak terjadi hipotermi lagi. Metode yang digunakan adalah Ceramah dan Tanya Jawab dengan media leaflet dan LCD. Oleh karena itu dalah hal ini dipelukan upaya pencegahan hipotermi pasien post operasi.

Kata Kunci :Hipotermi, Pengetahuan


Full Text:

PDF

References


Aribowo, N. K. (2012). Hubungan Lama Tindakan Anestesi dengan Waktu Pulih Sadar Pasien Pasca General Anestesi di IBS RSUD Muntilan Magelang. Skripsi DIV Keperawatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta (tidak dipublikasikan).

Brunner & Suddarth, (2013). Medikal Bedah Buku Ajar Keperawatan Edisi 8 volume 2. Jakarta EGC.

Ganong, W. F. 2012. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 24. Jakarta: EGC.

Guyton, A. C., Hall, J. E., 2014. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 12. Jakarta : EGC.

Harahap, A. M. (2014). Angka Kejadian Hipotermia dan Lama Perawatan di IBS pada Pasien Geriatri Pascaoperasi Elektif Bulan Oktober 2011- Maret 2012 di Rumah Sakit Dr.Hasan Sadikin Bandung. Jurnal Anestesi Perioperatif Volume 2(1) No: 36-44. Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran.

Hujjatulislam, A. (2015). Perbandingan Antara Penggunaan Asam Amino dan Ringer Laktat Terhadap Penurunan Suhu Inti Pasien yang Menjalani Operasi Laparatomi Ginekologi dengan Anestesi Umum. Jurnal Anestesi Perioperatif 2015.

Majid, Abdul, et al. (2011). Keperawatan Perioperatif. Edisi 1. Yogyakarta: Goysen Publishing.

Murray, RK. 2014. Biokimia Harper. Edisi 29. Jakarta: EGC.

Notoatmodjo, Soekidjo. (2010). Metode Penelitian Kesehatan Edisi Revisi. Jakarta : Rineka Cipta.

Prastiti, Putri. 2017. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Hipotermi Pasca General Anestesi Di Instalasi Bedah Sentral Rsud Kota Yogyakarta. Skripsi.

Potter, Perry. (2010). Fundamental Of Nursing: Consep, Proses and Practice. Edisi 7. Vol. 3. Jakarta : EGC.

Sartika. (2013). World Health Organization (WHO): Pasien dengan Tindakan Operasi Tahun 2012.

Setiati S, Alwi I, Sudoyo AW, Stiyohadi B, Syam AF. 2014. Buku ajar ilmu penyakit dalam jilid I. VI. Jakarta: Interna Publishing.




DOI: http://dx.doi.org/10.30633/jas.v4i1.1499

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Publish by Stikes Syedza Saintika Padang 

Contact Person:

Ns. Honesty Diana Morika, M.Kep 
Editor In Chief
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 
STIKes SYEDZA Saintika Padang

Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Barat

Email: lppmsyedza@gmail.com




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


Flag Counter