FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT JANTUNG KORONER PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NANGGALO
Abstract
Penyakit jantung koroner disebabkan oleh berbagai faktor yang dapat menyebabkan peningkatan timbulnya kolestrol yang mempersempit pembuluh diseluruh tubuh termasuk pembuluh koroner. Tingginya angka kejadian penyakit jantung koroner di Puskesmas Nanggalo mencapai 2,30%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor dominan kejadian penyakit jantung koroner pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Nanggalo Kota Padang tahun 2024 (Laporan Puskesmas, 2023). Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan case control yang dilakukan pada bulan November 2023 – Mei 2024. Populasi penelitian yaitu 130 lansia dan sampel sama yaitu 130 lansia (65 kasus : 65 kontrol). Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Pengolahan data dengan aplikasi komputerisasi. Analisis data dilakukan meliputi analisis univariat, bivariat dengan menggunakan uji chi-square dan multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda untuk menentukan variabel yang paling dominan. Hasil analisis univariat menunjukan sebanyak 67,7% lansia memiliki kebiasaan merokok, 69,2% tidak memiliki riwayat keluarga penderita PJK dan 63,8% lansia memiliki aktivitas fisik berat. Hasil analisis bivariat menunjukan ada hubungan yang bermakna antara kebiasaan merokok (p-value 0,001), genetik (p-value 0,002) dan aktivitas fisik (p-value 0,001).
Keyword: Penyakit Jantung Koroner, Lansia, Faktor Risiko, Penuaan, Penyakit Kardiovaskular.
Full Text:
PDFReferences
isyah, A., Hardy, F. R., Pristya, T. Y., & Karima, U. Q. (2022). Kejadian Penyakit Jantung Koroner pada Pasien di RSUD Pasar Rebo. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 6(4), 250-260.
Amisi, W. G., Nelwan, J. E., & Kolibu, F. K. (2018). Hubungan antara Hipertensi dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner pada Pasien yang Berobat di Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou Manado. KESMAS, 7(4).
Anakonda, S., Widiany, F. L., & Inayah, I. (2019). Hubungan aktivitas olahraga dengan kadar kolesterol pasien penyakit jantung koroner. Ilmu Gizi Indonesia, 2(2), 125-132.
Bertalina, R. M. (2019). Pengaruh Pemberdayaan Keluarga terhadap Pengendalian Obesitas Family Empowerment Effect on Obesity Control.
Erdania, E., Faizal, M., & Anggraini, R. B. (2023). Faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit jantung koroner (pjk) di rsud dr. (h.c.) ir. Soekarno provinsi bangka belitung tahun 2022. Jurnal Keperawatan, 12(1), 17–25. https://doi.org/10.47560/kep.v12i1.472
Hakim, A. R., & Muhani, N. (2020). Hubungan Dislipidemia, Hipertensi, Riwayat Diabetes Melitus Terhadap Kejadian Sindroma Koroner Akut Pada Pasien Poli Jantung Di Rsud Ahmad Yani Metro Lampung 2019. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 7(2), 418-425.
Hattu, D. A., Weraman, P., & Folamauk, C. L. (2019). Hubungan Merokok dengan Penyakit Jantung Koroner di RSUD Prof. DR. WZ Johannes Kupang. Timorese Journal of Public Health, 1(4), 157-163.
Iskandar, I., Hadi, A., & Alfridsyah, A. (2017). Faktor Risiko Terjadinya Penyakit Jantung Koroner pada Pasien Rumah Sakit Umum Meuraxa Banda Aceh. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 2(1), 32. https://doi.org/10.30867/action.v2i1.34
Juniarto, A. Z. (2023). Syarat Tambahan GB an. dr. Achmad Zulfa.
Nababan, (2020) Hubungan Faktor Risiko Dan Karakteristik Penderita Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara Medan 2008. 8(1)
Notoadmodjo, P. D. S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. PT Rineka Cipta.
Pracilia, P. C. S., Nelwan, J. E., & Langi, F. F. L. . (2019). Hubungan Antara Kebiasaan Merokok Dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner Pada Pasien Yang Berkunjung Di Instalasi Cardiovascular and Brain Centre (Cvbc) Rsup Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Jurnal KESMAS, 7(4), 1–6.
Rachmawati, C., Martini, S., & Artanti, K. D. (2021). Analisis Faktor Risiko Modifikasi Penyakit Jantung Koroner Di Rsu Haji Surabaya Tahun 2019. Media Gizi Kesmas, 10(1), 47-55.
Supriyono, M., & Pengantar, K. (2019). Faktor-faktor risiko yang berpengaruh terhadap kejadian penyakit jantung koroner pada kelompok usia ≤45 tahun Program Pasca Sarjana – Magister Epidemiologi Universitas Diponegoro Semarang tahun 2019. 10 (11)
Tanzil, E. K., & Widjaya, I. F. (2022). Hubungan Jenis Kelamin dengan Kalsifikasi Aorta pada Radiografi Toraks. PREPOTIF: JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, 6(3), 2616-2622.
Tappi, V. E., Nelwan, J. E., & Kandou, G. D. (2018). Hubungan Antara Aktivitas Fisik Dan Riwayat Keluarga Dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner Di Badan Layanan Umum Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Kesmas, 7(4), 1–9. http://ejournalhealth.com/index.php/kesmas/article/view/895
Triyanto. E, (2019). Pelayanan Keperawatan Bagi Penderita PJK Secara Terpadu,Yogyakarta : Ruko Jambusari
Yanti, N. D., Suryana, S., & Fitri, Y. (2020). Analisis asupan karbohidrat dan lemak serta aktivitas fisik terhadap profil lipid darah pada penderita penyakit jantung koroner. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 5(2), 179. https://doi.org/10.30867/action.v5i2.183
Zulaekah, S., Rahmawati, A. C., & Rahmawaty, S. (2019). Aktivitas Fisik dn Rasio Kolesterol (HDL) pada Penderita Penyakit Jantung Koroner di Poliklinik Jantung RSUD Dr Moewardi Surakarta. Jurnal Kesehatan, 2(1), 11–18
DOI: http://dx.doi.org/10.30633/jkms.v17i1.30981
Refbacks
- There are currently no refbacks.
e-ISSN : 2540-9611
p-ISSN : 2087-8508
Publish by Stikes Syedza Saintika Padang(Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang)
Contact Person :
Ns. Honesty Diana Morika,M.Kep
Editor In Chief
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
STIKes SYEDZA Saintika Padang
Phone: 082384992512
Email: lppmsyedza@gmail.com








This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
View My Stats




