Pengaruh Faktor Intra Personal Terhadap Pelayanan Kesehatan Ibu

La Ode Liaumin Azim, Indah Handriani, Wa Anasari

Abstract


Kematian ibu menjadi isu penting dalam agenda upaya mencapai derajat kesehatan yang optimal. Agenda utama SDGs adalah menurunkan angka kematian ibu dan kematian balita, angka kematian ibu masih dikisaran 305 per 100.000 kelahiran hidup, belum mencapai target yang ditentukan yaitu 183 per 100.000 kelahiran hidup di tahun 2024. Angka kematian ibu di Provinsi Sulawesi Tenggara menurut hasil Laporan Kematian Ibu (LKI) Kabupaten atau kota se-Sulwesi Tenggara, tahun 2021 menunjukkan angka seesar 67 per 100.000 Kelahiran Hidup, sedangkan pada tahun 2022 sebesar 74 per 100.000 Kelahiran Hidup, maka hal ini menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan angka kematian ibu. Jumlah kasus kematian ibu di Kabupaten Konawe Selatan yang tertinggi diantara kabupaten lainnya di Provinsi Sulawesi Tenggara sebesar 10 kasus (175/100.000 KH). Hal ini perlu diidentifikasi factor perilaku kesehatan yang dapat menyebabkan kematian ibu di Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi perilaku intrapersonal terhadap pelayanan kesehatan ibu. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu nifas sampai 3 bulan dan keluarga, sampel dalam penelitian ini adalah ibu nifas serta keluarga dan bersedia menjadi responden. Tehnik pengambilan sampel yaitu dengan simple random sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, pedoman wawancara dan pengukuran. Analisis data yang digunakan dengan analisis regresi logistic. Hasil analisis bivariate menunjukkan bahwa nilai kepercayaan, waktu tempuh, self efficacy, paritas berpengaruh terhadap pelayanan kesehatan ibu di Puskesmas Konda.variabel nilai kepercayaan mendapatkan OR sebesar 16,319, variabel waktu tempuh mendapatkan OR sebesar 234,096, variabel self efficacy mendapatkan OR sebesar 0,001, variabel Paritas mendapatkan OR sebesar 0,010.


Full Text:

PDF

References


Agudelo, CA. (2005). Maternal-Perinatal Morbidity and Mortality Associated Withadolescent Pregnancy in Latin America: Cross-Sectional study. American Journal of Obstetrics & Gynawcology.

Azwar A. (2004). Upaya Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI). http://www.bkkbn.go.id

Arulita IF.(2007). Faktor-faktor Risiko yang Mempengaruhi Kematian Maternal. Tesis. Semarang:UNDIP.

Bandura A. (1977). Self Efficacy The Exercise Of Control. New York: W.H Freeman.

Boyle.M. (2008). Kedaruratan dalam Persalinan: Buku Saku Bidan. Jakarta: EGC

Cunningham. Gary F and Leveno, Kenneth J, and Bloom, Steven and hauth, Jhon C and Gilstrap, larry C and Wenstrom, Katharine D. (2005). Williams Obstetric Ed 22. McGraw-Hill.

Derek Lewellyn J. (2001). Dasar-dasar Obstetric dan ginekologi. Alih bahasa: Hadyanto, Ed.6. Jakarta

Depkes.RI. (2000). Buku Pedoman Pengenalan Tanda Bahaya pada Kehamilan, Persalinan dan Nifas. Jakarta: Direktorat Jenderal Pembangunan masyarakat Desa.

Depkes.RI.(2009). Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan di Kabupaten/Kota. Permenkes RI No. 74/Menkes/PER/VII/2008.hal5,6.

Dinkes Provinsi Sulawesi Tenggara. (2012). Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2011. Kendari: Dinkes Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dinkes Provinsi Sulawesi Tenggara. (2022). Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2021. Kendari: Dinkes Provinsi Sulawesi Tenggara.

Errol Norwits,J.S.(2007). At aGlance Obstettri and Ginekologi. Ahli Bahasa:R.A.Amalia Safitri, Ed 2. Jakarta:Erlangga

El Shiekh,B & van des Kwaak.A. (2015). Factors influencing the Utilization of maternal Health Care Services by Nomads in Sudan. Pastoralism.

Fatimah. Sugeng T. Aisyah.(2014). Determinan Pengambilan Keputusan Dalam Perencanaan Persalinan Pada Kelas Ibu hamil. Poltekes Kemenkes Jakarta III Vol.2, Nomor 1.

Fescina.R.Mucio.B.D,Rossello.J.L.D,Martinez G. (2009). Sexual & Reproductive Health Guides For The PHC Focused Continum Of Care Of Women and Newborns. CLAP/WR,PAHO. Uruguay.

Geri. Morgan.C.H.(2009). Obstetri & Ginekologi Panduan Praktis, Jakarta;EGC.

Kementerian Kesehatan RI.(2013). Pelayanan Kesehatan Ibu di fasilitas Kesehatan dasar dan Rujukan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Ludji, Ina Debora Ratu. (2013). Pengembangan Pendekatan Social Ecological Model Of Health Behavior untuk Penurunan Angka Kematian Ibu Di Kupang Provinsi NTT. Disertasi. Universitas Airlangga.

Mubarak. W (2012). Ilmu Keperawatan Komunitas, Salemba Medika. Jakarta.

Notoatmodjo.S.(2003). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta, Jakarta.

Notoatmodjo.S. (2003). Ilmu Kesehatan Msyarakat: Prinsip-Prinsip Dasar, Rineka Cipta.Jakarta.

Priyoto. (2014). Teori Sikap dan Perilaku dalam Kesehatan, dilengkapi dengan contoh Kuesioner. Yogyakarta: Nuha Medika

Sunaryo. (2004). Psikologi untuk Keperawatan. EGC. Jakarta.

Tuyisenge.G. (2015). Mothers Perceptions and Experiences of Accessing Maternal Health Care: Exploring the Role of Community Health Workers and Continuing Professional Development in Rwanda. Electronic Thesis and Disertation Repository. Paper. Western University.

Tsegay.Y.et al. (2013). Determinants of antenatal and Delivery Care Utilization in tigray region, Ethiopia: a Cross-sectional study. BioMed Central. International Journal https://doi.org/10.1186/1475-9276-12-30.

Wiknjosastro. Hanafi. (2005). Ilmu Kebidanan. Yogyakarta: Yayasan Bina Pustaka.




DOI: http://dx.doi.org/10.30633/jsm.v6i1.1769

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




Jurnal Kesehatan Saintika Meditory
Published by Stikes Syedza Saintika Padang 

Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, STIKes SYEDZA Saintika Padang

Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Barat

Phone: 082384992512
Email: [email protected]


  

View My Stats