UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN KIRINYUH (Chromolaena odorata) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus

Yulia Ratna Sari, Niken Niken

Abstract


ABSTRAK

 

 Penyakit infeksi adalah penyakit yang disebabkan oleh masuk dan berkembang biaknya mikroorganisme yaitu bakteri, virus, jamur, prion dan protozoa ke dalam tubuh sehingga menyebabkan kerusakan organ. Menurut WHO di 55 rumah sakit pada 14 negara di seluruh dunia, menunjukkan 8,7% pasien rumah sakit menderita infeksi selama perawatan di rumah sakit. Tumbuhan kirinyuh telah menunjukkan adanya kandungan tanin, terpenoid, saponin, anthraquinon, cardiac glycosides, fenol, dan alkaloid. Adanya kandungan fitokimia ini menyebabkan tumbuhan ini dinyatakan sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak daun kirinyuh (chromolaena odorata) konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80% dan 100% terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus menggunakan metode difusi disk. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratori. Hasil penelitian ini memperlihat zona hambat dari berbagai konsentrasi ekstrak daun kirinyuh yaitu konsentrasi 20% diameter 0,3 mm (lemah), 40% diameter 1,6 mm (lemah), 60% diameter 3 mm (lemah), 80% diameter 4,6 mm (lemah), 100% diameter 6,6 mm (sedang). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ekstrak Chromolaena odorata tidak efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Saran dari peneliti, perlu dilakukan pengujian antibakteri menggunakan bagian lain dari tumbuhan kirinyuh (Chromolaena odorata).

 

ABSTRACT

 

 Infectious diseases are diseases caused by the entry and breeding of microorganisms, namely bacteria, viruses, fungi, prions and protozoa into the body, causing organ damage. According to WHO in 55 hospitals in 14 countries around the world, showing 8.7% of hospital patients suffered from infection during hospitalization. The kirinyuh plant has shown the presence of tannins, terpenoids, saponins, anthraquinones, cardiac glycosides, phenols, and alkaloids. The presence of these phytochemicals causes this plant to be declared as an antibacterial. This study aimed to determine the inhibition of kirinyuh leaf extract (chromolaena odorata) at concentrations of 20%, 40%, 60%, 80% and 100% on the growth of Staphylococcus aureus bacteria using the disk diffusion method. This type of research is laboratory experimental research. The results of this study showed the inhibition zones of various concentrations of kirinyuh leaf extract, namely 20% diameter 0.3 mm (weak), 40% diameter 1.6 mm (weak), 60% diameter 3 mm (weak), 80% diameter 4, 6 mm (strong), 100% diameter 6.6 mm (medium). The conclusion of this study was that Chromolaena odorata extract was not effective in inhibiting the growth of Staphylococcus aureus bacteria. Suggestions from researchers, it is necessary to do antibacterial testing using other parts of the kirinyuh plant (Chromolaena odorata).

Keyword : leaf extract of Chromolaena odorata, Staphylococcus aureus, antibacterial

 



Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Afrianti, R, R. Yenti, dan L. Afriani, 2010., Studi pendahuluan etanol daun kirinyuh terhadap penyembuhan luka, Laporan Penelitian STIFL, Padang.

Agus Irianto. 2015. Statistik (Konsep Dasar, Aplikasi dan Pengembangannya). Jakarta : Kencana.

Agus Kardinan dan Fauzi Rahmat Kusuma. (2004). Hidup sehat secara Alami. Dalam: Meniran Penambah Daya Tahan Tubuh Alami. Cet.1. Jakarta: Agro Media Pustaka. h. 5-14, 16, 20

Anonim. Infeksi Nosokomial Beban dan Dampak bagi Dunia. 2012, Vol 9 Nomor 2; ISSN 1411-8742.

Black, J dan Hawks, J. 2014. Keperawatan Medikal Bedah: Manajemen Klinis untuk Hasil yang Diharapkan. Dialihbahasakan oleh Nampira R. Jakarta: Salemba Emban Patria.

Center for Disease Control and Prevention (CDC). Adults Need for Physical Activity 2019.

Dianita.2011. Mekanisme Senyawa Kimia Antibiotik.

Dunyach, C. R., Essebe, C,N., Sotto, A. and Lavigne, J. P. 2016. Staphylococcus aureus toxins and diabetic foot ulcers : role in pathogenesis and interest in diagnosis. Toxins, 8(7) pp. 209.

Engelkirk, P., G., Burton, G., R., W., 2009, Burton’s Microbiology for The Health Science, 8th Ed., 20-30, Lippincott William and Wilkins, New York.

Ergina, Nuryanti,S., Pursitasari, I.D., 2014, Uji Kualitatif Senyawa Metabolit Sekunder pada Daun Palado (Agave angustifolia) yang Diekstrak Dengan Pelarut Air dan Etanol, Jurnal Akademi Kimia Universitas Tadulako Palu

Hapsari, Endah, 2015, Uji Anti Bakteri Ekstrak Herba Menira (Phyllanthuninuri) terhadap Pertumbuhan Bakteri Bacillus Cereus dan Escherichia coli, skripsi, Pendidikan Biologi Universitas Sanata Dharma : Yogyakarta

Hasnawati dan Prawita. E. 2010. Isolasi dan Identivikasi Senyawa Antibakteri dari Daun Euptarium odonatum L. Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923 dan Ercherichia coli ATCC 25922. Fakultas Farmasi. Universitas Gadjah Mada Jogjakarta

Hidayatullah ME, 2018. Potensi Ekstrak Etanol Tumbuhan Kirinyuh (Chromolaena odorata) sebagai Senyawa Anti-Bakteri, University Research Colloqium.

i, Masyhud. 2010. Asset Liability Management: Menyiasati Risiko Pasar dan Risiko Operasional. Jakarta: PT Gramedia

ITIS, 2010, Chromolaena odorata (L.) R.M. King & H. Rob : Taxonomic 39 Serial No.: 37034

Jawetz, E., J.L. Melnick., E.A. Adelberg., G.F. Brooks., J.S. Butel., dan L.N. Ornston. 1995. Mikrobiologi Kedokteran. Edisi ke-20 (Alih bahasa : Nugroho & R.F.Maulany). Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Kordi, H. 2012. Ekosistem Mangrove Potensi, Fungsi, dan Pengelolaan. (Skripsi). Universitas Sumatera Utara, Medan. Indonesia

Laia H, Yusliana, Daeli P, Sarwendah, Chiumam L, 2019. Uji Antibakteri Air Perasan Daging Buah Nanas (Ananas Comosus (L) Merr) terhadap Bakteri Staphylococcus cureus. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan.

Madduluri S, Rao KB, Sitaram B. 2013. In Vitro Evaluation of Antibacterial Activity of Five Indegenous Plants Extract Against Five Bacterial Pathogens of Human. International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences.:5(4): 679-684.

Mazni, R. 2008. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Umbi Bidara Upas (Merremia mammosa chois) Terhadap Staphylococcus aureus Dan Escherichia coli Serta Brine Shrimp Lethality Test. Skripsi Tidak Diterbitkan. Surakarta: Fakultas Farmasi UMS Surakarta

Mulyani. 2013. Flavonoid struktur, sifat antioksidatif dan peranannya 9 (2):196-202.

Omokhua, A.G., 2015, Phytochemical and Pharmacological Investigations of Invasive Chromolaena odorata (L) R.M. King & H. Rob. (Asteraceae), Thesis, Agriculture, Engineering, and Science University of KwaZulu-Natal: South Africa

Priyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif. Surabaya: Zifatama Publishing.

Radji, M., 2011, Buku Ajar Mikrobiologi Panduan Mahasiswa Farmasi dan Kedokteran, 107, 118, 201-207, 295, Jakarta, Buku Kedokteran EGC.

Ryan, K.J., J.J. Champoux, S. Falkow, J.J. Plonde, W.L. Drew, F.C. Neidhardt, and C.G. Roy. 1994. Medical Microbiology An Introduction to Infectious Diseases. 3 rd ed. Connecticut: Appleton&Lange. p.254.

Shaw, J. E., Sicree, R. A., & Zimmet, P. Z. (2009). Global estimates of the prevalence of diabetes for 2010 and 2030, 87 (2010), 4 – 14.

Soedarto. (2015). Mikrobiologi Kedokteran . jakarta: CV. Sagung Set

Tanu I, 2012. Farmakologi Dan Terapi, Edisi Kelima, Badan Penerbit FKUI, Jakarta.

Vaisakh M, Pandey, 2012. The Invasive Weed With Healing Properties: A review On Chromolaena Odorata. Departemen Of Pharmaceutical Science. 3 (1): 80±83.

Warsa, U.C. 1994. Staphylococcus dalam Buku Ajar Mikrobiologi Kedokteran. Edisi Revisi. Jakarta : Penerbit Binarupa Aksara. hal. 103-110.

Yusuf, S., Okuwa, M., Irwan, M., Rassa, S., Laitung, B., Thalib, A., … Sugama, J. (2016). Prevalence and Risk Factor of Diabetic Foot Ulcers in a Regional Hospital , Eastern Indonesia, (January), 1–10.

Zhang, P., Lu, J., Jing, Y., Tang, S., Zhu, D., & Bi, Y. (2016). Annals of Medicine Global epidemiology of diabetic foot ulceration : a systematic review and meta-analysis, 3890(November).




DOI: http://dx.doi.org/10.30633/jsm.v6i1.1897

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




Jurnal Kesehatan Saintika Meditory
Published by Stikes Syedza Saintika Padang 

Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, STIKes SYEDZA Saintika Padang

Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Barat

Phone: 082384992512
Email: [email protected]


  

View My Stats