GERSANG (GERAKAN SAYANG LANSIA) DI USIA SENJA DIKELURAHAN LUBUK LINTAH

Viki Yusri, Febriyanti Febriyanti, Peni Deka Putri, Yola Yolanda, Mira Andika, Mitayani Mitayani, Feri Musharyadi

Abstract


Pada masa lanjut usia, seseorang akan mengalami perubahan dalam segi fisik, kognitif,
maupun dalam kehidupan psikososialnya, Menurut Brown juga pentingnya harapan hidup
dan kualitas hidup bagi lanjut usia. Kualitas hidup adalah kesehatan fisik, kesehatan
psikologi, hubungan sosial, dan aspek lingkungan. Kondisi lansia secara umum jika
digambarkan memang kurang menggembirakan, usia tua mengalami kesepian, sosial
ekonomi yang kurang sejahtera, serta munculnya penyakit-penyakit degeneratif seperti
kanker, jantung, reumatik, serta katarak menyebabkan produktivitas menurun serta
mempengaruhi kehidupan sosial. Idealnya, lansia akan menikmati masa tua dengan fisik
yangs sehat dan kuat, tidak sakit-sakitan, masih dapat beraktifitas sesuai kemampuan,
perasaan yang tenang dan bahagia, tidak merasa kesepian. Ketika lansia mengalami
hambatan besar dalam menikmati masa tuanya tersebut, maka dia disebut lansia yang tidak
sejahtera atau lansia yang terlantar. Permasalahan diantaranya ada lansia yang tidak terawat
bahkan ada yang tinggal sebatangkara, dengan hidup pas-pasan dan belum adanya suatu
wadah yang menangani para lansia. Berdasarkan hasil survey awal dengan beberapa lansia,
didapatkan mereka tidak ada kegiatan, sering sakit-sakitan hingga merasa kesepian, bahkan
kadang merasa putus asa. Solusi yang diberikan diantaranya mengadakan wadah kelompok
lansia sehat dengan beberapa program kegiatan diantaranya: 1). Meciptakan dan
membentuk wadah kelompok lansia sehat, 2). Melakukan pemeriksaan kesehatan gratis
diantara nya pemeriksaan gula darah, kadar asam urat, kadar kolesterol serta tekanan
darah, 3). Membuatkan program-program kegiatan lansia sehat diantaranya produktif
dalam kerajinan dan kelompok tani. Hasil pengabdian didapatkan, terbentuknya kelompok
lansia sehat, pemeriksaan kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah,
asam urat dan kolesterol dan hasil screening tersebut terjaringnya 10 persen lansia
mengalami hipertensi dan diabetes melitus.
Key Word : Masalah kesehatan, Lansia, Program Kegiatan


Full Text:

PDF

References


Achey, R. L. (2016). Life Expectancy.

Journal of Palliative Medicine.

Doi: 10.1089/Jpm.2015.0452.

Amalia, A. D. (2015). esepian dan

isolasi sosial yang dialami lanjut

usia ditinjau dari perspektif

psikologi. In

http://puslit.kemsos.go.id.

Bird, M. J. & R. A. P. 2002. (2002).

Risk Factor for Depression in

Older People.

Http://Www.Mja.Com.Au/Public/Is

sues/177_

_071002/Bir10369_fm.Html.

Brown, Jackie, et all. (2014). Models of

Quality of Life: A Taxonomy,

Overview and Systematic Review

of The Literatur. European Forum

on Population Ageing Research.

Page: 6, 8, 46.

Darmono, S. (2018). Mengelola

Komorbiditas Depresi Pada

Pasien Geriatri Dengan Penyakit

Kronis.

Laporan tahunan Dinas Sosial Provinsi

Sumatera Barat, (2022).

Hayati, S. (2010). Pengaruh Dukungan

Sosial Terhdap Kesepian pada

Lansia.

Http://Repositiry.Usu.Ac.Id/Bisstre

am/123456789/14512/1/10e007pd.

Hurlock, E. B. (2022). Psikologi

Perkembangan: Suatu Pendekatan

Sepanjang Rentang Kehidupan.

Nugroho, wahyudi. (2008).

Keperawatan Gerontik dan

Greatrik.

Ratna. (2018). engaruh Faktor-Faktor

Kesehatan, Ekonomi, dan

Hubungan Sosial Terhadap

Kemandirian Orang Lanjut Usia.

Http://Www.Damandiri. or.Id/File/

Ratna Suhartini Unair.




DOI: http://dx.doi.org/10.30633/jas.v5i2.2145

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Publish by Stikes Syedza Saintika Padang 

Contact Person:

Ns. Honesty Diana Morika, M.Kep 
Editor In Chief
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 
STIKes SYEDZA Saintika Padang

Phone : 082384992512

Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Barat

Email: [email protected]




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


Flag Counter