Kurangnya pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi terutama terkait dampak dan resiko kehamilan usia remaja menjadi faktor utama terjadinya kehamilan di usia remaja, maka penelitian ini bertujuan untuk mempelajari faktor-faktor yang berhubungan dengan kehamilan di usia muda di wilayah kerja Puskesmas Muara Lawai Kabupaten Lahat. Penelitian ini menggunakan pendekatan SurveyAnalitikdengan rancangan crosssectional. Populasi seluruh ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Muara Lawai Kabupaten Lahat sebanyak 31 responden. Sampel diambil secara totalSampling diperoleh sebanyak 68 responden. Pengumpulan data yaitu menggunakan data skunder dan primer. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square(χ2) dan Uji ContingencyCoefficient(C). Hasil penelitian didapatkan: dari 46 responden 22 responden kehamilan usia muda dan 24 tidak; terdapat 29 responden pengetahuan kurang dan 17 responden pengetahuan cukup, sedangkan pengetahuan baik tidak ditemukan; 18 responden sikap negatif dan 28 positif; 24 responden status ekonomi rendah dan 22 tinggi; ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kehamilan usia muda, dengan kategori hubungan sedang; ada hubungan yang signifikan antara sikap dengan kehamilan usia muda, dengan kategori hubungan sedang dan ada hubungan yang signifikan antara status ekonomi dengan kehamilan usia muda, dengan kategori hubungan sedang..
Kata Kunci: Pengetahuan,Sikap,StatusEkonomi,KehamilanUsiaMuda
Berlina, N. (2021). Sumber informasi, pengetahuan dan sikap pencegahan remaja terhadap pencegahan kehamilan bagi remaja di Kota Jambi. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(7). https://stp-mataram.e- journal.id/JIP/article/view/1077/817.
BKKBN. (2019). Buku Pedoman
Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR). Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.
Dewi, D. A. D. K. 2018. Tingkat pengetahuan dan sikap remaja putritentang kehamilan usia dini di Kota Denpasar. Indonesian Journal of Public Health Vol. 1 No. 1 : 63 - 68
Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat. (2021). Profil Kesehatan Kabupaten Lahat. Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat.
Haryani, R. (2018). Hubungan Pengetahuan, Sikap, dan Dukungan Keluarga Terhadap Perilaku Terjadinya Resiko Kehamilan Usia Dini. Artikel Penelitian. https://journals.stikim.ac.id/index.ph p/jikm/article/view/313/238.
Kusmiran, E. (2018). Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita. Salemba Medika.
Lembaga Demografi. (2017). Prioritaskan Kesehatan Reproduksi Remaja UntukMenikmati Bonus Demografi. Jakarta: Brief Notes Lembaga Demografi FEB UI
Lestari, M. J. (2017). Hubungan status ekonomi dan budaya dengan kejadian kehamilan usia remaja di Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya. Proceeding of Sari Mulia University Midwifery National Seminars
Meriyani,D.A. (2018).Faktor resiko kehamilan usia remaja di Bali. Jurnal Public Health and Preventive Medicine Archive Volume 4 No 2
Rikesdas. (2018). Hasil Utara Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
WHO. (2020). Adolescent pregnancy. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact- sheets/detail/adolescent-pregnancy