FAKTOR RISIKO KEJADIAN STROKE PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT STROKE NASIONAL BUKITTINGGITAHUN 2013
Annisa Novita Sary
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian stroke pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi tahun 2013.Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan desain kasus kontrol. Populasi kasus adalah semua pasien rawat inap di bangsal neurologis yang pertama kali didiagnosis stroke dan tercatat dalam rekam medis Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi periode bulan Juni 2013. Kontrol dipilih berdasarkan matching umur yaitu semua pasien rawat inap di bangsal penyakit dalam yang tidak pernah terkena stroke.Jumlah sampel adalah 88 orang terdiri dari 44 kasus dan 44 kontrol.Data dianalisis secara univariat dan bivariat.Faktor risiko kejadian stroke pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi adalah jenis kelamin (p=0,038; OR= 2,8; 95%CI= 1,009-7,774), riwayat stroke pada keluarga ( p=0,0045; OR= 4,25; 95%CI= 1,430-12,630), dan pola makan (p=0,002; OR=4,00; 95%CI= 1,501-10,657), sedangkan kebiasaan minum kopi (p=0.144; OR=1,87; 95%CI=0.795-4.422) tidak terbukti secara signifikan sebagai faktor risiko stroke di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi. Jenis kelamin, riwayat stroke pada keluarga, dan pola makan merupakan faktor risiko terhadap kejadian stroke pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi tahun 2013. Oleh karena itu upaya pencegahannya adalah memperhatikan faktor lingkungan dalam keluarga seperti pola makan dan gaya hidup yang tak sehat disamping faktor genetis yang terlibat dalam keluarga.
Kata Kunci: Faktor risiko stroke, Case control, Matching
Bustan. Epidemiologi Penyakit Tidak Menular. Jakarta: Rineka Cipta; 2007.
Choi JC. Family history and risk for ischemic stroke: Sibling history is more strongly correlated with the disease than parental history [Jurnal]. Korea: Journal of the Neurological Sciences; 2009.
Damayanti C. Tidak Mau Terserang Stroke? Hindari Faktor Resikonya. Kompasiana; 2013 [cited 2013 1 Mei]; Available from: http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2013/01/10/tidak-mau-terserang-stroke-hindari-faktor-resikonya--518292.html.
Gusmila R. Hubungan Pola Hidup Dengan Kejadian Stroke Usia <50 Tahun di RSU Mayjen H.A Thalib Kabupaten Kerinci [Skripsi]: Universitas Andalas; 2012.
J Isaksen AE, K Waterloo, B Romner, T Ingebrigtsen. Risk factors for aneurysmal subarachnoid haemorrhage:the Tromsø study [Journal]2002.
Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Departemen Kesehatan RI, 2007.
Laporan kasus Stroke Rawat Inap RSSN Bukittinggi. 2011.
M.Adib. Cara Mudah Memahami dan Menghindari Hipertensi, Jantung, Stroke. Yogyakarta:
Dianloka Pustaka; 2009.Suharjo B. Cahyono S. Gaya Hidup dan Penyakit Modern. Yogyakarta: Kanisius; 2008.
Nabil R.A. Deteksi Dini Gejala dan Pengobatan Stroke. Yogyakarta: Aulia Publishing; 2012.
National Stroke Association; [cited 2012 10 Desember]; Available from: www.stroke.org.
Nova Sulviana. Hubungan Gaya Hidup dan Pola Makan Dengan Kadar Lipid Darah dan Tekanan Darah Pada Penderita Jantung Koroner [Online]2008.
Siswanto Y. Faktor Risiko Yang Mempengaruhi Kejadian Stroke (Studi Kasus di RS. Dr. Kariadi Semarang) [Journal]. Semarang2004.
Wardhana Wa. Strategi Mengatasi Dan Bangkit Dari Stroke. Yogyakarta: Pustaka Pelajar; 2011.