Jurnal Kesehatan Medika Saintika

Accredited

Decree of Ministry of Research, Technology and Higher Education of Republic of Indonesia. Number 21/E/KPT/2018
which is valid for 5 (five) years since enacted on 9th July 2018.

Jurnal Kesehatan Medika Saintika adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika Padang dua kali setahun pada setiap bulan Juni dan Desember.

Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan editorial sebelum diberikan penerimaan publikasi.

Dikelola sebagai media informasi dan pengetahuan ilmiah, Jurnal Kesehatan Medika saintika meliputi banyak literatur, artikel penelitian, dan studi kasus yang berfokus pada bidang Kebidanan, Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat.

Awalnya diterbitkan sebagai jurnal media cetak (ISSN 2087-8508) pada bulan Desember 2010, kemudian Jurnal ini memulai media onlne (ISSN 2540-9611) sesui dengan SK no. 0005.25409611/JI.3.1/SK.ISSN/2016.09 - 30 September 2016 (mulai edisi Vol. 7, No. 2, Desember 2016) Sejak tahun 2016.

Jurnal Kesehatan Medika Saintika telah menggunakan Open Journal System yang mengharuskan semua penulis untuk mendaftar terlebih dahulu sebelum mereka diperbolehkan untuk mengunggah manuskrip yang mereka tulis secara online


Vol 10, No 2 (2019): Desember 2019

Table of Contents

chamy rahmatiqa
PDF
1-7
dewi fransisca, rahmi novita yusuf
PDF
8-12
mimi rosiska, Rizanda Machmud, Fitra Yeni
PDF
13-21
Reni Trevia, Helmi Arifin, Dewi Eka Putri
PDF
22-32
Mareta Akhriansyah, budi anna keliat, Feri Fernandes
PDF
33-44
Helena Patricia, Dwi Christina Rahayuningrum, Vino Rika Nofia
PDF
45-52
Sandra Hardini, Harmawati harmawati, Fatma Sri Wahyuni
PDF
53-63
Rika yoni
PDF
64-71
Putri Dafriani, Siti Aisyah Nur, Welly Martawati
PDF
72-77
Ibrahim Angga Nawawi
PDF
78-86
Mariza Elvira
PDF
87-100
hasrinal hasrinal hasrinal
PDF
101-107
Riris Friandi, Netty Suharti, Harmawati Harmawati
PDF
108-117
Syamsul Amar, Alpon Satrianto, Ariusni Ariusni
PDF
118-129
siti aisyah nur, Hafni Bachtiar, Leni Merdawati
PDF
130-141